Author : Miftakhur
Rahmaniyah
Main cast :
·
Kim
Hyera (OC)
·
Lay
EXO
·
Sungri
Big Bang
Other cast:
·
Choi
Junhong (Zelo) B.A.P
·
Jeon
Jungkook BTS
·
Member
EXO
·
Etc.
Genre:
Romance
Chapter 1
Seoul,
Hyera pov,
“Ah.. baiklah di
sini dingin sekali!” kataku sembari merapatkan jaketku ketika keluar apartemen.
Disini, Seoul Korea Selatan memang lebih dingin dibanding Indonesia. Di
Indonesia 1 jaket sudah bisa menghangatkan tubuhku, tapi disini harus memakai berlapis-lapis
pakaian dan jaket untuk mencegahku mati kedinginan. Tapi mau bagaimana lagi
inilah yang bisa menyelamatkanku sekarang.
“Anyeonghasseyeo appa,
maaf sudah membuatmu lama menunggu.”
Seorang namja umur
30 an dengan wajah berkarisma tersenyum hangat padaku. “aniyeo, aku baru
sampai. Masuklah. .”
Aku pun masuk ke
dalam mobil putih yang sehari-harinya ku tumpangi. Udara dan suasana yang sudah
biasa aku lihat dengan rute yang sama pula tetap membuatku tidak pernah bosan.
“Apakah kau sudah
makan? Jika belum kau ingin ku belikan dan memakannya di ruang latihan atau
kita mampir dahulu?” kata manager Minhyuk dengan pandangan tetap lurus ke
depan.
“aku sudah makan tadi,
kau terlalu memperhatikan makanan ku appa. kau jadi terdengar benar-benar
seperti appaku saja” kataku sedikit merajuk.
“tentunya aku lebih
muda dari appamu dan wajar jika aku memperhatikanmu, aku kan managermu, hem?”
“ah arrasseo, jam
berapa aku akan melakukan fanmeeting nanti?”
“pukul 14.00 KST,
yang pasti hari ini latihan dancemu tidak akan lama. Setelah itu kau akan
melakukan 2 kali interview untuk albummu ini. Mungkin kita bisa pulang pukul
22.00 KST”
“setidaknya tidak
semelelahkan kemarin”
“cha, kita sudah
sampai. Kau pergilah ke ruang latihan, aku akan bertemu petinggi YG dahulu.
Mungkin akan lama, tunggu aku saat sudah selesai latihan saja” setelah sedikit
berjalan menjauh manager Minhyuk berbalik lagi.”ah jangan terlalu memaksakan
diri jika lelah, istirahatlah karena kau masih membutuhkan tenagamu, arrachi?”
katanya sambi menepuk kepalaku.
Belum sempat aku
menjawab manager Minhyuk sudah kembali berjalan. Ya aku memang jarang istirahat
di sela latihan, baik latihan vokal maupun dance. Hal itu membuat manager
Minhyuk selalu marah padaku dan memaksaku berhenti sejenak. Dia selalu bilang
bahwa aku bukan berlatih sebagai anggota girband, aku seorang solois jadi tidak
perlu sekeras itu dalam berlatih. Memang tidak salah aku memanggilnya appa.
Latihan dimulai
seperti biasa. Latihan ini hanya untuk memperlancar gerakanku dan memperbaiki
sedikit kesalahanku. Gikwang oppa, pelatih koreografiku duduk disampingku
ketika aku beristirahat.
“ gerakanmu sudah bagus, namun sepertiya kau harus lebih berhati-hati dengan gerakan mememutar seperti tadi. Aku tidak mau melihatmu jatuh di panggung”
“ gerakanmu sudah bagus, namun sepertiya kau harus lebih berhati-hati dengan gerakan mememutar seperti tadi. Aku tidak mau melihatmu jatuh di panggung”
“nde, arraseoyeo
oppa”
“kau selalu hanya
mengatakan itu saat ku beri tau, kau tidak punya kosa kata lain, eoh?”
“eemmm, untuk hal
itu memang tidak ada, oppa tau kosa kataku memang terbatas. Aku turis, ingat?”
“gelar turis sudah
tidak berlaku untukmu. Kau sama sekali tidak seperti turis.”
Gikwang oppa
berdiri dan mengambil handuk “10 menit lagi kita kembali berlatih, jangan
mendahului waktu, arra?” dia menutup pintu di belakangnya membuatku mempoutkan
bibir. Kemudian aku membuka ponsel dan mengecek note pribadiku.
“aigoo, besok aku
harus menemui mereka. Aku benar-benar hampir menyangka besok hari tenangku.
Mereka pasti akan ngambek lagi padaku jika aku lupa. Aish” gerutuku setelah menutup
ponsel.
Author prov,
“hujan, bagaimana
aku bisa bertemu noona hari ini?” seorang namja memandang langit dengan kesal.
Wajah imutnya yang seputih susu membuat ekspresi kesalya terlihat lucu.
“ada apa Junhong-ah?
Kau bilang akan bertemu Hyera?” tanya Daehyun. Dia sebenarnya tau mengapa
namdongsaeng kesayangannya ini cemberut di depan pintu. Padahal seusai latihan
dengan semangat tinggi dia meninggalkan ruang latihan agar bisa segera bertemu
dengan Hyera.
“hyung... maukah
kau mengantarku, hummm?” Zelo mengayun-ayunkan lengan Daehyun dengan memasang
wajah menggemaskannya saat tersenyum.
“sikap manjanya
yang seperti ini membuat tidak ada yang bisa menolak permintaannya” pikir Daehyun
sambil tersenyum.
“baiklah, tapi kau
janji jangan pulang larut malam. Besok ada latihan lagi, arrachi?”
“tentu
saja hyung” Zelo membuat tanda V sebagai tanda janjinya.
Bagaimana pertemuan Zelo dan Hyera, serta siapa seorang lagi yang akan bertemu Zelo?
Give your coment please

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Harap tinggalkan komentar. komentar kalian sangat berguna bagi saya termasuk dalam memperbaiki kesalahan di postingan berikutkya :)